Welcome

Welcome to my blog I hope you get useful knowledge from this blog. Follow me at @stephenanggara
selamat datang di blog saya, saya harap anda mendapatkan pengetahuan yang berguna dari blog saya. Ikuti saya di twitter @stephenanggara

sinZ

Senin, 29 April 2013

I/O Denim Rancang Celana Jeans Khusus Gadget




Jeans hingga saat ini telah menjadi sebuah lambang adanya revolusi di dunia fashion. Berawal dari sebuah pakaian yang hanya digunakan oleh para pekerja di pabrik, jeans telah menjadi salah satu bahan yang menjadi trend di seluruh dunia. Celana jeans mendapatkan popularitasnya setelah James Dean, salah satu aktor Hollywood di era 1950-an yang menjadi salah satu simbol seks pada saat itu, mengenakannya pada film Rebel Without a Cause. Di era perkembangan teknologi informasi, jeans kembali berevolusi demi mendukung kebutuhan para pengguna perangkat mobile.
Kini, celana jeans tampaknya akan kembali mengubah dunia fashion di masa depan. Hal tersebut sepertinya akan dimulai oleh kemunculan sebuah celana jeans khusus gadget yang akan dirilis oleh I/O Denim. Tidak ada perbedaan signifikan di dalam rancangan celana tersebut. Satu hal yang mengalami perubahan hanyalah peletakan saku celana di bagian kiri kaki, di antara lutut dan pinggang yang bisa digunakan untuk menyimpan smartphone berukuran maksimal 4,8 inchi.
Ide untuk mendesain I/O Denim sendiri dimulai dari kesulitan para pengguna smartphone untuk mengambil perangkatnya dari saku celana jeans biasa. Anand Venkatarao, CEO dari I/O Denim, menyebutkan bahwa rancangan celana tersebut muncul ketika ia sendiri hampir mengalami kecelakaan ketika ia akan mengambil ponsel dari saku celana jeans-nya, saat mengendarai mobil di jalan tol.
“Saya saat itu tengah mencoba untuk mengambil ponsel dari saku celana,” ungkap Venkatrao di dalam wawancara di video YouTube. “Saya harus melakukan sebuah manuver yang aneh, meregangkan kaki dan berusaha untuk mengambil ponsel yang terjepit di dalam celana. Di saat itu, saya mulai kehilangan kendali mobil akibat mata yang tidak tertuju kepada jalan dan hampir menabrak mobil di depan saya. Ketika itu saya sadar, skinny jeans bukanlah celana yang tepat untuk menyimpan ponsel.”
Hingga saat ini, celana I/O Denim telah dijual secara online di situs resminya dengan harga US$115 (sekitar Rp1.2 juta) per potongnya. Apakah jeans ini juga akan kembali membawa perubahan di dalam dunia fashion? Kita tunggu saja perkembangannya.

LG Optimus F5 Mulai Dipasarkan Ke Seluruh Dunia




Setelah mengeyam kesuksesan dalam ajang Mobile World Congress 2013 (MWC 2013) dengan rangkaian LG Optimus F Series beberapa waktu lalu, kini LG akan mulai memasarkan smartphone tersebut, dimulai dari Optimus F5, ke seluruh dunia. Eropa menjadi benua pertama yang akan disinggahi perangkat anyar tersebut, dengan Perancis sebagai negara pertamanya yang telah menerima Optimus F5 pada tanggal 29 April 2013, menyusul wilayah Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan Asia dalam beberapa minggu ke depan.
Seperti yang dikutip dari AndroidCentral, Senin (29/04/2013), Optimus F Series disebut sebagai smartphone Android khusus konsumen yang menginginkan konektivitas dengan kecepatan tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Untuk memenuhinya, LG Optimus F5 telah dilengkapi fitur LTE yang canggih, serta fitur yang menambah pengalaman pengguna. Hal tersebut sesuai dengan penyataan Dr. Jong-seok Park, selaku Presiden dan CEO LG Mobile Communication Company.
"Optimus F5 adalah salah satu dari jajaran smartphone LG yang dilengkapi dengan konektivitas LTE yang kuat, menawarkan kecepatan 4G LTE dan fitur smartphone premium. Dengan Optimus F5, kami yakin dapat meraih pasar yang belum tersentuh dengan teknologi tersebut.", ujar Park, seperti yang di kutip dari AndroidCentral. Untuk memenuhi harapan pengguna smartphone, Optimus F5 dilengkapi dengan prosesor Qualcomm 1.2GHz Dual-Core, layar IPS berukuran 4,3 inci, serta baterai berkapasitas 2.150 mAh.
Optimus F5 juga berjalan dengan Android 4.1.2 Jelly Bean, serta memiliki fitur yang inovatif dan ekslusif. Fitur tersebut berupa QSlide yang memungkinkan pengguna untuk membuka beberapa aplikasi sekaligus dalam modus layar penuh. Selain itu ponsel ini memiliki kemampuan untuk mengubah ukuran, posisi, dan keceraham jendela di layar, lalu Live Zooming yang memungkinkan pengguna men-zoom video, serta Qtranslator yang mampu menterjemahkan tidak hanya berupa kata-kata, tetapi juga mampu menterjemahkan seluruh kalimat dan frase menggunakan kamera. Qtranslator dapat menerima 44 bahasa yang berbeda serta mampu menterjemahkan ke dalam 64 bahasa.

Kedatangan Android 4.3 Perkuat Isu Batalnya Peluncuran Key Lime Pie 5.0


Kedatangan Android 4.3 Perkuat Isu Batalnya Peluncuran Key Lime Pie 5.0


Gosip seputar Android Key Lime Pie 5.0 hingga saat ini masih beredar luas dan telah menjadi topik utama di dunia internet. Pasalnya, Google diprediksi akan melakukan sebuah perubahan besar di dalam sistem operasinya tersebut, sehingga mampu meningkatkan kinerja dari perangkat-perangkat yang menggunakan Android 5.0. Namun kemunculan Key Lime Pie pada akhirnya juga menimbulkan pertanyaan seputar nasib Android Jelly Bean. Apakah Google masih akan mengembangkan sistem operasi tersebut, mengingat Jelly Bean saat ini telah berhenti di versi 4.2?
Menjawab pertanyaan barusan, tim developer Android tampaknya masih ingin menjadikan Jelly Bean sebagai salah satu andalannya di dunia perangkat mobile. Pendapat tersebut didasari oleh temuan dari situs UberGizmo, Minggu (28/04/2013), yang menyebutkan bahwa mereka telah menemukan sebuah petunjuk soal keberadaan Android 4.3, versi terbaru dari sistem operasi Jelly Bean.
Hal tersebut mengapung setelah ada salah satu server yang melaporkan telah menerima koneksi dari beberapa perangkat yang menggunakan sistem Android 4.3. Setelah diidentifikasi lebih lanjut, kemungkinan besar perangkat-perangkat tersebut adalah Nexus 4 dan Nexus 7 yang berasal dari Google Campus. Petunjuk tersebut kemungkinan besar menunjukkan bahwa Google saat ini sedang bersiap untuk peluncuran resmi salah satu dari produk Nexus di atas, dengan menggunakan sistem operasi Jelly Bean terbarunya.
Namun di samping berita perilisan Nexus, hal ini juga semakin menguatkan pesimisme akan kehadiran Android 5.0 Key Lime Pie di Google I/O tahun ini.

Android Kuasai 64% Pangsa Pasar Dunia di Kuartal Pertama 2013


Android Kuasai 64% Pangsa Pasar Dunia di Kuartal Pertama 2013


Lewat sistem operasi Android-nya, Google semakin memperlihatkan supremasinya di persaingan perangkat mobile yang semakin ketat saat ini. Menurut berita yang dirilis oleh TechCrunch, Senin (29/04/2013), Android telah berhasil mendapatkan predikat sebagai platform paling populer di kalangan pengguna smartphone hingga saat ini. Predikat tersebut diraih Google setelah sebuah badan survey internasional Kantar World Comtech melakukan penelitian atas penjualan perangkat di Australia, China, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat.
Menurut data yang diberikan Kantar, satu-satunya negara yang gagal didominasi oleh Android adalah Jepang, dimana sebagian besar masyarakatnya masih setia menggunakan perangkat-perangkat yang diperkuat sistem operasi Apple iOS. Namun bila dilihat dari prosentase pangsa pasar, iOS hanya memimpin tipis atas Android (49,2% berbanding 45,8%). Sedangkan Android tampak berhasil menguasai Spanyol dengan meraih pangsa pasar hingga 93,5%.
“Kami memperkirakan Android akan semakin berkuasa, setelah beberapa perusahaan merilis produk barunya, seperti HTC One dan Samsung Galaxy S4, yang akan segera tiba di pasaran,” ungkap Dominic Sunnebo, Direktur Konsumen Global Kantar Worldpanel ComTech, seperti yang di kutip dari TechCrunch. “Hal ini bisa jadi akan semakin membuat Apple, Nokia, dan BlackBerry semakin tertekan, mengingat teknologi yang diusung HTC One dan Galaxy S4.”
Selain itu, Sunnebo juga menyebutkan bahwa banyaknya variasi dari produk-produk Android di pasaran, khususnya Samsung, menjadi salah satu nilai lebih, karena membuat konsumen memiliki banyak pilihan. “Fakta bahwa Samsung memiliki banyak varian smartphone, membuat konsumen bisa memilih sesuai dengan kebutuhannya, mulai dari fungsi, desain, dan harga,” tambah Sunnebo menjelaskan keunggulan Android.
Apakah Indonesia telah menjadi salah satu negara yang akan didominasi oleh Android di masa depan? (AS)

Ternyata Galaxy Tab 3 Sudah Terdaftar di Bluetooth SIG




Belum lama ini dikabarkan Samsung sedang menyiapkan sebuah tablet yang diduga merupakan Galaxy Tab 3 8.0 yang merupakan tablet Android terbaru dengan layar 8 inci. Meskipun kabar tersebut ditampik pihak Samsung sendiri, namun kenyataannya tablet tersebut telah terdaftar di Bluetooth SIG dengan nama SM-T311.
Meskipun Bluetooh SIG tidak mengidentifikasinya sebagai Galaxy Tab 3 8.0, namun seperti yang diketahui SM-T311 merupakan nomor model yang sering disebut di setiap rumor yang berkaitan dengan Galaxy Tab 3. Menurut pemaparan AndroidAuthority, Minggu (28/04/2013), hal ini tampaknya makin menguatkan dugaan Samsung menggunakan nomor model SM-T311 untuk "menyembunyikan" tablet Galaxy terbaru tersebut. Bluetooth SIG sendiri mencatat sertifikasi perangkat untuk SM-T311 pada 26 April lalu.
Beberapa hari yang lalu, Wall Street Journal dalam salah satu beritanya juga menyebutkan bahwa Samsung akan meluncurkan tablet berukuran layar 8 inci musim panas tahun ini, tanpa menyebutkan nomor model atau nama komersil dari tablet tersebut.
Melihat penjualan Galaxy Note 8.0 yang merupakan tablet 8 inci pertama Samsung di beberapa negara, masuk akal bila berita tersebut mengacu pada kehadiran Galaxy Tab 3 8.0 yang digadang-gadangkan sebagai tablet 8 inci selanjutnya dari Samsung.
Galaxy Tab 3 8.0 dikabarkan akan memiliki layar 8 inci dengan resolusi 1280 x 800, prosesor quad-core, dan beroperasi dengan Android Jelly Bean. Tablet ini awalnya akan diluncurkan dengan warna putih serta memiliki desain yang tipis hanya 6,95 mm. Tidak lupa tablet ini akan didukung oleh fasilitas Bluetooth 4.0.

Galaxy Core, Smartphone Mid-Range Terbaru Samsung


Galaxy Core, Smartphone Mid-Range Terbaru Samsung


Samsung ingin memperlihatkan bahwa perusahaan asal Korea Selatan tersebut akan terus-menerus membangun berbagai produk terbaru, demi meraih pangsa pasar seluas-luasnya di seluruh dunia. Walaupun telah meresmikan perilisan Galaxy S4, smartphone premium terbaru yang akan segera dipasarkan dalam waktu dekat, Samsung kini kembali mencoba untuk merangkul pasar menengah ke bawah dengan merilis Galaxy Core, smartphone mid-rangeterbaru yang gambarnya baru-baru ini telah beredar secara online di sebuah forum Rusia.
Menurut situs NDTV, Senin (29/04/2013), perangkat Samsung yang akan menggunakan nomor model GT-18262 itu, disebutkan akan menggunakan sistem dual-SIM yang menggunakan layar 4,3 inchi dengan resolusi 480x800 pixel. Untuk bagian otak, Galaxy Core akan ditanamkan prosesor dual-core 1,2GHz dan didukung oleh RAM berkapasitas 768MB. Android 4.1.2 dipilih sebagai sistem operasi smartphone, dilengkapi oleh user interface TouchWiz.
Untuk bagian hardware, Galaxy Core akan menggunakan kamera berukuran 5 megapixel yang turut didukung oleh memori internal 8GB yang bisa kapasitasnya bisa ditambah dengan menggunakan microSD. Fasilitas Wi-Fi, Bluetooth 4.0, dan GPS, juga telah mendukung ponsel mid-range satu ini.
Rencananya, Galaxy Core akan dirilis pada pertengahan Mei di Rusia dan China terlebih dahulu, dengan harga 320 Euro (sekitar Rp4,1 juta).

LG Optimus GK Diklaim Lebih Baik Dari Optimus G Pro


LG Optimus GK Diklaim Lebih Baik Dari Optimus G Pro


LG belum lama ini telah memperkenalkan Optimus GK, smartphone terbaru yang diklaim akan lebih baik dari LG Optimus G Pro dengan ukuran layar 5 inci yang sedikit lebih mudah dikelola seperti yang ditawarkan oleh kompetitornya, Samsung Galaxy S4.
Seperti diberitakan oleh AndroidCentral, Minggu (28/04/2013), LG Optimus GK diperkenalkan di tengah peluncuran resmi dari Optimus G Pro dan diklaim sebagai smartphone yang lebih baik dari Galaxy S4 tersebut, memiliki layar IPS 5 inci dengan resolusi sebesar 1.080  x 1.920 piksel, menggunakan prosesor 1.7 GHz quad-core Snapdragon 600, baterai 3.100 mAh, kamera belakang 13 Megapixel, dan kamera depan 2.1 Megapixel, serta beroperasi dengan Android 4.1.2 Jelly Bean.
Optimus GK juga dilengkapi dengan fitur VR Panorama seperti yang dimiliki oleh Optimus G Pro, serta mampu merekam video secara bersamaan dengan kamera belakang dan depan yang pertama kali tersedia di  LG Optimus G Pro dan juga salah satu fitur Samsung Galaxy S 4.
Namun, walaupun diklaim lebih baik dibandingkan Samsung Galaxy S4, nyatanya LG baru akan merilis varian terbaru ini di Korea Selatan saja dan belum ada konfirmasi lebih lanjut menyangkut rencana untuk meluncurkannya di negara-negara lain.

Sabtu, 27 April 2013

Plants vs Zombies Resmi Meluncur di BlackBerry 10


Plants vs Zombies Resmi Meluncur di BlackBerry 10


Setelah mengalami beberapa kali penundaan, kini video game Plants vs Zombies telah kembali diluncurkan secara resmi untuk perangkat-perangkat BlackBerry 10. Menurut CrackBerry, Jumat (26/04/2013), video game ini untuk sementara baru akan dirilis di negara Kanada, Jepang, dan Amerika Serikat. Sedangkan untuk negara-negara lain, termasuk Indonesia, tampaknya masih harus menunggu lebih lama lagi, hingga waktu yang belum ditentukan.
Plants vs Zombies sendiri adalah sebuah video game yang cukup populer di kalangan pengguna perangkat mobile pada saat ini. Awalnya, developer PopCap Games merilis Plants vs Zombies khusus untuk perangkat komputer bersistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS X. Video game yang bergenre tower defense action tersebut, pada akhirnya dirilis dalam versi iOS pada Februari 2010 yang lalu, diikuti oleh Android pada 31 Mei 2011.
Saat ini, tim developer telah memastikan bahwa Plants vs Zombies telah siap untuk dimainkan di dalam perangkat BlackBerry 10. Untuk mendapatkannya, kalian harus menebusnya dengan uang sebesar US$2.99 (sekitar Rp29 ribu). Namun hingga saat ini, belum ada informasi jelas mengenai ketersediaan Plants vs Zombies untuk perangkat BlackBerry Q10.

Hacker Manfaatkan Fasilitas Wi-Fi di Cafe untuk Mencuri Data Pribadi


Hacker Manfaatkan Fasilitas Wi-Fi di Cafe untuk Mencuri Data Pribadi


Seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia akan informasi, internet menjadi satu-satunya media yang diandalkan pada saat ini. Tak heran bila hampir semua kedai kopi atau mini market, seperti Starbucks dan 7-11, saat ini telah dilengkapi oleh fasilitas jaringan Wi-Fi. Tetapi, bila kalian adalah salah satu konsumen yang sering menggunakan faslitias tersebut, maka bersiap-siaplah untuk mendapatkan serangan dari para hacker yang akan mencuri data-data pribadi dan laporan keuangan dari perangkatmu.
Menurut laporan yang dilansir oleh Mashable, Sabtu (27/04.2013), ada berbagai macam jenis metode yang kerap digunakan oleh para hacker tersebut. Salah satunya adalah dengan meninggalkan sebuah USB drive atau flash disk di atas meja kosong. Rasa penasaran untuk menancapkan flash disk tersebut ke slot notebook atau perangkat lainnya, secara tidak langsung telah mengizinkan seorang hacker untuk mengakses data-data yang ada di dalam perangkatmu.
Selain itu para cybercriminal juga bisa memanfaatkan video camera yang ada di ponsel mereka untuk merekam aktivitasmu saat menggunakan notebook. Metode ini bisa disebut sebagai cara yang paling sederhana untuk mencuri password yang pada akhirnya membuat mereka bisa masuk ke dalam jaringan sosialmu di dunia maya.
Untuk cara yang lebih canggih, para cybercriminal biasanya akan menggunakan teknik network scanner yang bisa mendeteksi perangkat-perangkat mana yang terbuka tanpa pengamanan di dalam satu jaringan Wi-Fi. Setelah mendapatkan satu hal yang dianggap menarik, maka si hacker akan segera mendapatkan akses penuh untuk mengacak-acak data dan informasi yang tersimpan di dalam perangkatmu.
Kini, kalian wajib untuk lebih berhati-hati saat menggunakan fasilitas Wi-Fi di tempat-tempat umum. (AS)

Eric Schmidt: Google Glass Tidak Akan Cocok Untuk Semua Tempat


Eric Schmidt: Google Glass Tidak Akan Cocok Untuk Semua Tempat


Google Glass patut diakui sebagai salah satu perangkat yang bisa mengubah hidup manusia di berbagai aspek. Namun, Google Glass juga memiliki potensi yang dirasa cukup berbahaya. Eric Schmidt, CEO Google, menegaskan bahwa Google Glass memang berguna, walaupun tidak bisa digunakan di semua lingkungan. Berbicara kepada sebuah perangkat lewat fitur voice recognition, adalah sesuatu hal yang gila bagi sebagian masyarakat di sebuah lingkungan.
Di samping itu, Schmidt juga menekankan kesadaran etika dari sang pengguna Google Glass saat mengambil gambar. Pasalnya, kita bisa mengambil gambar apa pun, kapan pun, dan dimana pun kita berada. Hal ini bisa jadi melanggar hak-hak privasi seseorang. "Jelas ada tempat dimana penggunaan Google Glass tidak akan sesuai", ujar Schmidt, seperti yang kami kutip dari Phone Arena, Jumat (26/04/2013).
Berbicara mengenai tempat yang tidak akan sesuai dengan Google Glass, sebuah bar kecil di kota Seattle, Amerika Serikat (AS) telah melarang kehadiran Google Glass karena dikhawatirkan dapat mengambil gambar yang dirasa akan melanggar privasi seseorang. Menurut pemilik bar, tindakan tersebut dikhawatirkan akan membuat bar miliknya tak lagi populer, walaupun gambar-gambar suasana bar tersebut telah tersebar secara online.
Sementara untuk pasar aplikasi open source pada ponsel dan tablat Android, Schmidt menyebutkan bahwa Google telah memutuskan untuk melakukan penilaian sebelum menyetujui semua aplikasi untuk Google Glass. "Ini merupakan produk baru, kami memutuskan untuk lebih berhati-hati (dalam mengembangkan aplikasi di dalamnya)," beber Schmidt.
Hingga saat ini, baru situs berita The New York Time yang telah hadir dalam bentuk aplikasi di Google Glass. Sementara itu, para pengembang yang telah membayar kepada Google sebesar US$1.500 atau sekitar Rp14,6 juta, kini telah mulai mendapatkan Google Glass mereka. Penjualan secara massal sendiri diprediksi akan dimulai tahun 2014.